Minggu, 05 Februari 2012

Muhammad Kang Kinasih

ya nabi salam 'alaika
ya rosul salam 'alaika
ya habib salam 'alaika
shalawatullah 'alaika

duh kanjeng nabi, mugi tinampi kawulo salam
duh kang kinatresnan, tulusing manah ngaturaken panuwun
maewu karaharjan mugi tansah banjir karoban
marang panderek marang kawulo dasih
ing galih manah kang kebak sih
duh janmo pinilih

sak purnaning wengi cumlorot suryo raino
dados sesuluhing peteng dalan kawulo

duh katresnan pepujaning ati tuk tinulodho
cubluk jahil kawulo lungo sirno
ginanti iman islam ing dhodho ing ludiro

anta syamsun anta badrun
anta nuurun fauqon-nuuri
anta inksiruw-wa gholi
anta misbahushu-shuduuri

panjenenganiro pindho baskoro
purnomo tan tinanding liyo
tuhu cahyo sak nduwur cahyo

o, keparengo kawulo pethik kembang piwulang
saking kebon sabdho kang panjenengan siram
pinangkaning paes laku kang dak lakoni
tumuju maring ridhane Gusti

bismillah
kelawan wewarah
jejeg mantep kawulo mlampah

nbantul, 12 maulid



Minggu, 03 April 2011

hobby

main futsal
main rebana
main kata
main raga
main jiwa
main apa aja
asal bukan
main iman
amin...

Selasa, 10 Agustus 2010

Ramadhan I

Rasa yang sama yang selalu muncul tiba-tiba
; cinta tumbuh sempurna tapi entah pada siapa


Lalu kutegaskan berkali-kali dalam dada

; hanya padamu, ramadhanku


1 Ramadhan 1431 H / 10 Agustus 2010

40 jiwa dalam 13 matahari

Pada hari berhenti hanya pada pagi
Ada 40 jiwa menautkan wajah
Pada mejameja pengabdian dan gelisah
Mempertanyakan mau dibawa ke mana
Sekoper masalah yang bola salju ini

Dalam 13 matahari yang menjadi selimut
Hangat istirah intrik dan masalah
Semi sejuta kembang keinginan membuncah
Tentang bagaimana memperbaiki diri sendiri
Sambil mencium ibu pertiwi

Pakaian kita bukanlah sekedar dasi administrasi
Celana birokrasi dan baju basa basi
Tapi jubah pelayanan yang disulam benang hati
Dan dihiasi manik-manik ikhlas lillahi

Tapi siapa yang telah tega mencuri?
Pakaian kita hilang hari demi hari
Lalu leher pengabdian tinggal terjerat dasi?
Bukankah tidak ada selain jiwa dalam ruang ideologi selain diri sendiri?

Ahai, benarkah etika dan moral telah abrasi
Bukan digempur air pantai birokrasi
Tapi sebab memang begitu pasir
Tujuan yang lama dipahat pada batu cita-cita
; hanya sebatas dunia

Maka biarlah kemarin menjadi kemarin
Sebab kenyataan adalah sekarang
Dalam 13 matahari, 40 pemahat menatah batubatu sikap dan harap
Di depan, tujuan adalah pengabdian paling nurani
; lillahi…

Balai diklat Perindustrian, 08-22 Juni 2010

setelah memandang

tak lagi bisa berpaling

sanggarkidulbale, 2010

Ingsun

mbantul, jogjakarta, Indonesia